Home / Alumni / Gandeng PT. E-Science Indonesia dan BCA, SMKN 1 Suliki Siapkan Lulusan Siap Kerja

Gandeng PT. E-Science Indonesia dan BCA, SMKN 1 Suliki Siapkan Lulusan Siap Kerja


PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
 dan PT E-Science Indonesia (ESI) secara resmi meluncurkan program Teaching Factory Cash Management Academy, yakni program yang memfasilitasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk dapat menghasilkan lulusan yang siap bekerja, khususnya di perusahaan pengelola kas dan ATM.

Pada tahap pertama, ada empat SMK di Jawa Barat masing-masing dari Bogor, Kuningan, Purwakarta, dan Banjar Negara yang menjadi pilot project program ini. Dan ditahun 2020, SMKN 1 Suliki memanfaatkan peluang ini dan berhasil meluluskan siswanya diprogram CMA 2.0 Batch 7 sebanyak 19 orang dengan area penempatan tersebar diseluruh indonesia seperti Padang, Jambi, Bengkulu, Medan dan Makassar

Hadir dalam peluncuran program tersebut, Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, Kepala Seksi Penyelarasan Kejuruan Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud RI Sulistio Mukti Cahyono, CEO E-Science Indonesia Erick Hadi, Executive Vice President Electronik Banking Service Center BCA Joanes Justira Gunawan (kedua kiri), dan Vice President Corporate Social Responsibility BCA Rizali Zakaria.

Program Teaching Factory yang dijalankan perseroan merupakan program yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjembatani sekolah dengan dunia industri yang memiliki kesamaan bidang keterampilan. Program tersebut melatih siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya terampil dan kompeten, tapi juga memiliki sikap dan mental yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Karena BCA bergerak di bidang solusl dan layanan perbankan, maka kami turut berpartisipasi dalam program Teaching Factory di bidang Cash Management. Kami berharap, para siswa SMK yang mengikuti program ini ketika lulus dapat siap kerja, khususnya di perusahaan pengelola kas dan ATM,” ujar Armand Hartono dalam sambutannya pada peluncuran program Teaching Factory Cash Management Academy di Menara BCA, Kamis (1/8/2019).

Dia mengatakan, program ini merupakan program Teaching Factory pertama yang berbasis pada industri perbankan. Dalam program ini, SMK akan mendapatkan fasilitas mesin penunjang, seperti ATM, cash recycling machine (CRM), dan mesin sortir uang. Kondisi kelas akan dibuat serupa dengan kondisi operasional pengelola kas dan ATM.

”Tujuannya agar siswa dapat mendapatkan pengetahuan secara spesifik terkait pengelolaan kas dan ATM sehingga mereka dapat siap terjun ke dunia kerja,” papar Armand.

Kemudian, program yang dibangun akan menjadi kurikulum di dalam proses pembelajaran siswa, yakni kurikulum Cash Management Academy yang berjangka waktu tiga bulan. Peserta program tersebut juga memperoleh kesempatan untuk magang di perusahaan pengelola kas dan ATM mitra BCA selama enam bulan, sehingga siswa dapat merasakan kondisi kerja yang sesungguhnya terkait dengan pengelolaan uang tunai dan ATM.

“Melalui program teaching factory ini, kami berharap dapat mencetak excellence people sebagai generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutup Armand.

About Suliki

Check Also

Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas XII TP. 2019/2020

Insyaallah hari ini, Sabtu 02 Mei 2020 tepat Pukul 15.00 WIB, kelulusan bagi siswa kelas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *